<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title></title>
	<atom:link href="http://inspirasikumu.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://inspirasikumu.wordpress.com</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Wed, 07 Dec 2011 23:52:58 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='inspirasikumu.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title></title>
		<link>http://inspirasikumu.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://inspirasikumu.wordpress.com/osd.xml" title="" />
	<atom:link rel='hub' href='http://inspirasikumu.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Elang</title>
		<link>http://inspirasikumu.wordpress.com/2010/11/19/elang/</link>
		<comments>http://inspirasikumu.wordpress.com/2010/11/19/elang/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 19 Nov 2010 09:26:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Hank</dc:creator>
				<category><![CDATA[inspirasi]]></category>
		<category><![CDATA[Pantang Menyerah - serial]]></category>
		<category><![CDATA[gigih]]></category>
		<category><![CDATA[pantang menyerah]]></category>
		<category><![CDATA[tujuan hidup]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://inspirasikumu.wordpress.com/?p=466</guid>
		<description><![CDATA[By mauritsalbert Elang merupakan jenis unggas yang mempunyai umur paling panjang didunia. Umurnya dapat mencapai 70 tahun. Tetapi untuk mencapai umur sepanjang itu seekor elang harus membuat suatu keputusan yang sangat berat pada umurnya yang ke 40. Ketika elang berumur 40 tahun, cakarnya mulai menua, paruhnya menjadi panjang dan membengkok hingga hampir menyentuh dadanya. Sayapnya [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=inspirasikumu.wordpress.com&amp;blog=4655430&amp;post=466&amp;subd=inspirasikumu&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://inspirasikumu.files.wordpress.com/2010/11/bald-eagle-beheaded-repository.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-467" title="bald-eagle-beheaded-repository" src="http://inspirasikumu.files.wordpress.com/2010/11/bald-eagle-beheaded-repository.jpg?w=450&#038;h=310" alt="" width="450" height="310" /></a></p>
<div>By <a title="View all posts by mauritsalbert" href="http://mauritsalbert.wordpress.com/author/mauritsalbert/">mauritsalbert</a></div>
<div>
<p>Elang merupakan jenis unggas yang mempunyai umur paling panjang  didunia. Umurnya dapat mencapai 70 tahun. Tetapi untuk mencapai umur  sepanjang itu seekor elang harus membuat suatu keputusan yang sangat  berat pada umurnya yang ke 40.<span id="more-466"></span></p>
<p>Ketika elang berumur 40 tahun, cakarnya mulai menua, paruhnya menjadi  panjang dan membengkok hingga hampir menyentuh dadanya. Sayapnya  menjadi sangat berat karena bulunya telah tumbuh lebat dan  tebal,sehingga sangat menyulitkan waktu terbang. Pada saat itu, elang  hanya mempunyai dua pilihan: Menunggu kematian, atau Mengalami suatu  proses transformasi yang sangat menyakitkan — suatu proses transformasi  yang panjang selama 150 hari.</p>
<p>Untuk melakukan transformasi itu, elang harus berusaha keras terbang  keatas puncak gunung untuk kemudian membuat sarang ditepi jurang ,  berhenti dan tinggal disana selama proses transformasi berlangsung.</p>
<p>Pertama-tama, elang harus mematukkan paruhnya pada batu karang sampai  paruh tersebut terlepas dari mulutnya, kemudian berdiam beberapa lama  menunggu<br />
tumbuhnya paruh baru. Dengan paruh yang baru tumbuh itu, ia harus  mencabut satu persatu cakar-cakarnya dan ketika cakar yang baru sudah  tumbuh, ia akan mencabut bulu badannya satu demi satu. Suatu proses yang  panjang dan menyakitkan. Lima bulan kemudian , bulu-bulu elang yang  baru sudah tumbuh. Elang mulai dapat terbang kembali. Dengan paruh dan  cakar baru, elang tersebut mulai menjalani 30 tahun kehidupan barunya  dengan penuh energi!</p>
<p>Dalam kehidupan kita ini, kadang kita juga harus melakukan suatu  keputusan yang sangat berat untuk memulai sesuatu proses pembaharuan.  Kita harus berani dan mau membuang semua kebiasaan lama yang mengikat,  meskipun kebiasaan lama itu adalah sesuatu yang menyenangkan dan  melenakan.</p>
<p>Kita harus rela untuk meninggalkan perilaku lama kita agar kita dapat  mulai terbang lagi menggapai tujuan yang lebih baik di masa depan.  Hanya bila kita bersedia melepaskan beban lama, membuka diri untuk  belajar hal-hal yang baru .</p>
</div>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/inspirasikumu.wordpress.com/466/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/inspirasikumu.wordpress.com/466/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/inspirasikumu.wordpress.com/466/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/inspirasikumu.wordpress.com/466/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/inspirasikumu.wordpress.com/466/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/inspirasikumu.wordpress.com/466/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/inspirasikumu.wordpress.com/466/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/inspirasikumu.wordpress.com/466/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/inspirasikumu.wordpress.com/466/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/inspirasikumu.wordpress.com/466/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/inspirasikumu.wordpress.com/466/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/inspirasikumu.wordpress.com/466/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/inspirasikumu.wordpress.com/466/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/inspirasikumu.wordpress.com/466/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=inspirasikumu.wordpress.com&amp;blog=4655430&amp;post=466&amp;subd=inspirasikumu&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://inspirasikumu.wordpress.com/2010/11/19/elang/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">Hank</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://inspirasikumu.files.wordpress.com/2010/11/bald-eagle-beheaded-repository.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">bald-eagle-beheaded-repository</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Posisi tak TerGANTIKAN</title>
		<link>http://inspirasikumu.wordpress.com/2010/02/12/posisi-tak-tergantikan/</link>
		<comments>http://inspirasikumu.wordpress.com/2010/02/12/posisi-tak-tergantikan/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 12 Feb 2010 06:59:10 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Hank</dc:creator>
				<category><![CDATA[inspirasi]]></category>
		<category><![CDATA[anak-anak]]></category>
		<category><![CDATA[ayah]]></category>
		<category><![CDATA[cintaKasih]]></category>
		<category><![CDATA[istri]]></category>
		<category><![CDATA[kehidupan]]></category>
		<category><![CDATA[keluarga]]></category>
		<category><![CDATA[orangTua]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://inspirasikumu.wordpress.com/?p=460</guid>
		<description><![CDATA[Empat tahun yang lalu, kecelakaan telah merenggut orang yang kukasihi, sering aku bertanya-tanya, bagaimana keadaan istri saya sekarang di alam surgawi, baik-baik sajakah? Dia pasti sangat sedih karena sudah meninggalkan seorang suami yang tidak mampu mengurus rumah dan seorang anak yang masih begitu kecil. Begitulah yang kurasakan, karena selama ini saya merasa bahwa saya telah [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=inspirasikumu.wordpress.com&amp;blog=4655430&amp;post=460&amp;subd=inspirasikumu&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://inspirasikumu.files.wordpress.com/2010/02/father_n_son_by_spacecadet08.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-461" title="father_n_son_by_spacecadet08" src="http://inspirasikumu.files.wordpress.com/2010/02/father_n_son_by_spacecadet08.jpg?w=450" alt=""   /></a>Empat tahun yang lalu, kecelakaan telah merenggut orang yang kukasihi, sering aku bertanya-tanya, bagaimana keadaan istri saya sekarang di alam surgawi, baik-baik sajakah?</p>
<p>Dia pasti sangat sedih karena sudah meninggalkan seorang suami yang tidak mampu mengurus rumah dan seorang anak yang masih begitu kecil. Begitulah yang kurasakan, karena selama ini saya merasa bahwa saya telah gagal, tidak bisa memenuhi kebutuhan jasmani dan rohani anak saya, dan gagal untuk menjadi ayah dan ibu untuk anak saya.</p>
<p><span id="more-460"></span>Pada suatu hari, ada urusan penting ditempat kerja, aku harus segera berangkat ke kantor, anak saya masih tertidur.</p>
<p>Ohhh&#8230; aku harus menyediakan makan untuknya.</p>
<p>Karena masih ada sisa nasi, jadi aku menggoreng telur untuk dia makan Setelah memberitahu anak saya yang masih mengantuk, kemudian aku bergegas berangkat ke tempat kerja.</p>
<p>Peran ganda yang kujalani, membuat energiku benar-benar terkuras.</p>
<p>Suatu hari ketika aku pulang kerja aku merasa sangat lelah, setelah bekerja sepanjang hari. Hanya sekilas aku memeluk dan mencium anakku, saya langsung masuk ke kamar tidur, dan melewatkan makan malam. Namun, ketika aku merebahkan badan ke tempat tidur dengan maksud untuk tidur sejenak</p>
<p>menghilangkan kepenatan, tiba-tiba saya merasa ada sesuatu yang pecah dan tumpah seperti cairan hangat! Aku membuka selimut dan&#8230;.. disanalah sumber &#8216;masalah&#8217;nya &#8230; sebuah mangkuk yang pecah dengan mie instan yang berantakan</p>
<p>diseprai dan selimut!</p>
<p>Oh&#8230;Tuhan! Aku begitu marah, aku mengambil gantungan pakaian, dan langsung menghujani anak saya yang sedang gembira bermain dengan mainannya, dengan pukulan-pukulan!</p>
<p>Dia hanya menangis, sedikitpun tidak meminta belas kasihan, dia hanya memberi penjelasan singkat :</p>
<p>&#8220;Dad, tadi aku merasa lapar dan tidak ada lagi sisa nasi. Tapi ayah belum pulang, jadi aku ingin memasak mie instan. Aku ingat, ayah pernah mengatakan untuk tidak menyentuh atau menggunakan kompor gas tanpa ada orang dewasa disekitar, maka aku menyalakan mesin air minum ini dan menggunakan air panas untuk memasak mie. Satu untuk ayah dan yang satu lagi untuk saya .. Karena aku takut mie&#8217;nya akan menjadi dingin, jadi aku menyimpannya di bawah selimut supaya tetap hangat sampai ayah pulang. Tapi aku lupa untuk mengingatkan ayah karena aku sedang bermain dengan mainan saya &#8230;</p>
<p>Saya minta maaf Dad &#8230; &#8220;</p>
<p>Seketika, air mata mulai mengalir di pipiku &#8230; tetapi, saya tidak ingin anak saya melihat ayahnya menangis maka aku berlari ke kamar mandi dan menangis dengan menyalakan shower di kamar mandi untuk menutupi suara tangis saya.</p>
<p>Setelah beberapa lama, aku hampiri anak saya, memeluknya dengan erat dan memberikan obat kepadanya atas luka bekas pukulan dipantatnya, lalu aku membujuknya untuk tidur.</p>
<p>Kemudian aku membersihkan kotoran tumpahan mie di tempat tidur. Ketika semuanya sudah selesai dan lewat tengah malam, aku melewati kamar anakku, dan melihat anakku masih me-nangis, bukan karena rasa sakit dipantatnya, tapi karena dia sedang melihat foto mommy yang dikasihinya.</p>
<p>Satu tahun berlalu sejak kejadian itu, saya mencoba, dalam periode ini, untuk memusatkan perhatian dengan memberinya kasih sayang seorang ayah dan juga kasih sayang seorang ibu, serta memperhatikan semua kebutuhannya.</p>
<p>Tanpa terasa, anakku sudah berumur enam tahun, dan akan lulus dari Taman Kanak-kanak. Untungnya, insiden yang terjadi tidak meninggalkan kenangan buruk di masa kecilnya dan dia sudah tumbuh dewasa dengan bahagia.</p>
<p>Namun&#8230; belum lama, aku sudah memukul anakku lagi, saya benar-benar menyesal&#8230;.</p>
<p>Guru Taman Kanak-kanaknya memanggilku dan memberitahukan bahwa anak saya absen dari sekolah. Aku pulang kerumah lebih awal dari kantor, aku berharap dia bisa menjelaskan.</p>
<p>Tapi ia tidak ada dirumah, aku pergi mencari di sekitar rumah kami, memangil-manggil namanya dan akhirnya menemukan dirinya di sebuah toko alat tulis, sedang bermain komputer game dengan gembira.</p>
<p>Aku marah, membawanya pulang dan menghujaninya dengan pukulan-pukulan. Dia diam saja lalu mengatakan, &#8220;Aku minta maaf, Dad&#8221;.</p>
<p>Selang beberapa lama aku selidiki, ternyata ia absen dari acara &#8220;pertunjukan bakat&#8221; yang diadakan oleh sekolah, karena yang diundang adalah siswa dengan ibunya. Dan itulah alasan ketidak hadirannya karena ia tidak punya ibu&#8230;..</p>
<p>Beberapa hari setelah penghukuman dengan pukulan rotan, anakku pulang kerumah memberitahu saya, bahwa disekolahnya mulai diajarkan cara membaca dan menulis.</p>
<p>Sejak saat itu, anakku lebih banyak mengurung diri dikamarnya untuk berlatih menulis, yang saya yakin, jika istri saya masih ada dan melihatnya ia akan merasa bangga, tentu saja dia membuat saya bangga juga!</p>
<p>Waktu berlalu dengan begitu cepat, satu tahun telah lewat. Saat ini musim dingin, dan Tahun Baru telah tiba.</p>
<p>Semangat Tahun Baru ada dimana-mana juga di hati setiap orang yg lalu lalang&#8230;</p>
<p>Suara terompet dan bunyi kembang api yg menyala di angkasa terdengar diseluruh pelosok jalan &#8230;. tapi astaga, anakku membuat masalah lagi..</p>
<p>Ketika aku sedang menyelesaikan pekerjaan di hari-hari terakhir kerja, tiba-tiba kantor pos menelpon. Karena pengiriman surat sedang mengalami puncaknya, tukang pos juga sedang sibuk-sibuknya, suasana hati mereka pun jadi kurang bagus. Mereka menelpon saya dengan marah-marah, untuk memberitahu bahwa anak saya telah mengirim beberapa surat tanpa alamat.</p>
<p>Walaupun saya sudah berjanji untuk tidak pernah memukul anak saya lagi, tetapi saya tidak bisa menahan diri untuk tidak memukulnya lagi, karena saya merasa bahwa anak ini sudah benar-benar keterlaluan.</p>
<p>Tapi sekali lagi, seperti sebelumnya, dia meminta maaf : &#8220;Maaf, Dad&#8221;. Tidak ada tambahan satu kata pun untuk menjelaskan alasannya melakukan itu.</p>
<p>Setelah itu saya pergi ke kantor pos untuk mengambil surat-surat tanpa alamat tersebut lalu pulang. Sesampai di rumah, dengan marah saya mendorong anak saya ke sudut memper- tanyakan kepadanya, perbuatan konyol apalagi ini?</p>
<p>Apa yang ada dikepalanya?</p>
<p>Jawabannya, di tengah isak-tangisnya, adalah : &#8220;Surat-surat itu untuk mommy&#8230;..&#8221;.</p>
<p>Tiba-tiba mataku berkaca-kaca. &#8230;. tapi aku mencoba mengendalikan emosi dan terus bertanya kepadanya:</p>
<p>&#8220;Tapi kenapa kamu memposkan begitu banyak surat-surat, pada waktu yg sama?&#8221;</p>
<p>Jawaban anakku itu : &#8220;Aku telah menulis surat buat mommy untuk waktu yang lama, tapi setiap kali aku mau menjangkau kotak pos itu, terlalu tinggi bagiku, sehingga aku tidak dapat memposkan surat-suratku. Tapi baru-baru ini, ketika aku kembali ke kotak pos, aku bisa mencapai kotak itu dan aku mengirimkannya sekaligus&#8221;.</p>
<p>Setelah mendengar penjelasannya ini, aku kehilangan kata-kata, aku bingung, tidak tahu apa yang harus aku lakukan, dan apa yang harus aku katakan &#8230;.</p>
<p>Aku bilang pada anakku, &#8220;Nak, mommy sudah berada di surga, jadi untuk selanjutnya, jika kamu hendak menuliskan sesuatu untuk mommy, cukup dengan membakar surat tersebut maka surat akan sampai kepada mommy.</p>
<p>Setelah mendengar hal ini, anakku jadi lebih tenang, dan segera setelah itu, ia bisa tidur dengan nyenyak.</p>
<p>Saya berjanji akan membakar surat-surat atas namanya, jadi saya membawa surat-surat tersebut ke luar, tapi&#8230;. saya jadi penasaran dan lalu membuka sebuah surat sebelum mereka berubah menjadi abu.  Dan salah satu dari isi surat-surat itu membuat hati saya hancur&#8230;&#8230;</p>
<p>&#8216;Mommy sayang&#8217;,</p>
<p>Saya sangat merindukanmu! Hari ini, ada sebuah acara &#8216;Pertunjukan Bakat&#8217; disekolah, dan mengundang semua ibu untuk hadir di pertunjukan tersebut.</p>
<p>Tapi kamu tidak ada, jadi saya tidak ingin menghadirinya juga.</p>
<p>Aku tidak memberitahu ayah tentang hal ini karena aku takut ayah akan mulai menangis dan merindukanmu lagi.Saat itu untuk menyembunyikan kesedihan, aku duduk di depan komputer dan mulai bermain game di salah satu toko. Ayah keliling-keliling mencari saya, setelah menemukanku ayah marah, dan aku</p>
<p>hanya bisa diam, ayah memukul aku, tetapi aku tidak men-ceritakan alasan yang sebenarnya.</p>
<p>Mommy, setiap hari saya melihat ayah merindukanmu, setiap kali dia teringat padamu, ia begitu sedih dan sering ber-sembunyi dan menangis di kamarnya.</p>
<p>Saya pikir kami berdua amat sangat merindukanmu. Terlalu berat untuk kami berdua, saya rasa.</p>
<p>Tapi mom, aku mulai melupakan wajahmu. Bisakah mommy muncul dalam mimpiku sehingga saya dapat melihat wajahmu dan ingat mommy? Temanku bilang jika kau tertidur dengan foto orang yang kamu rindukan, maka kamu akan melihat orang</p>
<p>tersebut dalam mimpimu. Tapi mommy, mengapa engkau tak pernah muncul?&#8221;</p>
<p>Setelah membaca surat itu, tangisku tidak bisa berhenti karena saya tidak pernah bisa menggantikan kesenjangan yang tak dapat digantikan semenjak ditinggalkan oleh istri saya &#8230;.</p>
<p>Untuk para suami, yang telah dianugerahi seorang istri yang baik, yang penuh kasih terhadap anak-anakmu selalu ber-terimakasihlah setiap hari padanya. Dia telah rela meng-habiskan sisa umurnya untuk menemani hidupmu, membantumu,</p>
<p>mendukungmu, memanjakanmu dan selalu setia menunggumu, menjaga dan menyayangi dirimu dan anak-anakmu.</p>
<p>Hargailah keberadaannya, kasihilah dan cintailah dia sepanjang hidupmu dengan segala kekurangan dan kelebihannya, karena apabila engkau telah kehilangan dia, tidak ada emas permata, intan berlian yg bisa menggantikan posisinya.__._,_.___</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/inspirasikumu.wordpress.com/460/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/inspirasikumu.wordpress.com/460/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/inspirasikumu.wordpress.com/460/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/inspirasikumu.wordpress.com/460/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/inspirasikumu.wordpress.com/460/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/inspirasikumu.wordpress.com/460/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/inspirasikumu.wordpress.com/460/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/inspirasikumu.wordpress.com/460/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/inspirasikumu.wordpress.com/460/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/inspirasikumu.wordpress.com/460/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/inspirasikumu.wordpress.com/460/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/inspirasikumu.wordpress.com/460/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/inspirasikumu.wordpress.com/460/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/inspirasikumu.wordpress.com/460/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=inspirasikumu.wordpress.com&amp;blog=4655430&amp;post=460&amp;subd=inspirasikumu&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://inspirasikumu.wordpress.com/2010/02/12/posisi-tak-tergantikan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">Hank</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://inspirasikumu.files.wordpress.com/2010/02/father_n_son_by_spacecadet08.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">father_n_son_by_spacecadet08</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>PENSIL</title>
		<link>http://inspirasikumu.wordpress.com/2009/06/26/pensil/</link>
		<comments>http://inspirasikumu.wordpress.com/2009/06/26/pensil/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 26 Jun 2009 07:21:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Hank</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://inspirasikumu.wordpress.com/?p=452</guid>
		<description><![CDATA[Seorang anak bertanya kepada neneknya yang sedang menulis &#62; sebuah surat. &#8220;Nenek lagi menulis tentang pengalaman &#62; kita ya? atau tentang aku?&#8221; Mendengar pertanyaan si &#62; cucu, sang nenek berhenti menulis dan berkata kepada &#62; cucunya, &#8220;Sebenarnya nenek sedang menulis tentang kamu, &#62; tapi ada yang lebih penting dari isi tulisan ini yaitu &#62; pensil [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=inspirasikumu.wordpress.com&amp;blog=4655430&amp;post=452&amp;subd=inspirasikumu&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="aligncenter size-full wp-image-451" title="pencil" src="http://inspirasikumu.files.wordpress.com/2009/06/pencil.jpg?w=450&#038;h=359" alt="pencil" width="450" height="359" /></p>
<p>Seorang anak bertanya kepada neneknya yang sedang menulis</p>
<p>&gt; sebuah surat. &#8220;Nenek lagi menulis tentang pengalaman</p>
<p>&gt; kita ya? atau tentang aku?&#8221; Mendengar pertanyaan si</p>
<p>&gt; cucu, sang nenek berhenti menulis dan berkata kepada</p>
<p>&gt; cucunya, &#8220;Sebenarnya nenek sedang menulis tentang kamu,</p>
<p>&gt; tapi ada yang lebih penting dari isi tulisan ini yaitu<span id="more-452"></span></p>
<p>&gt; pensil yang nenek pakai.&#8221; &#8220;Nenek harap kamu bakal seperti pensil</p>
<p>&gt; ini ketika kamu besar nanti&#8221; ujar si nenek lagi.</p>
<p>&gt; Mendengar jawab ini, si cucu kemudian melihat pensilnya dan</p>
<p>&gt; bertanya kembali kepada si nenek ketika dia melihat tidak</p>
<p>&gt; ada yang istimewa dari pensil yang nenek pakai. &#8220;Tapi</p>
<p>&gt; nek sepertinya pensil itu sama saja dengan pensil yang</p>
<p>&gt; lainnya.&#8221; Ujar si cucu. Si nenek kemudian menjawab,</p>
<p>&gt; &#8220;Itu semua tergantung bagaimana kamu melihat pensil</p>
<p>&gt; ini.&#8221; &#8220;Pensil ini mempunyai 5 kualitas yang bisa</p>
<p>&gt; membuatmu selalu tenang dalam menjalani hidup, kalau kamu</p>
<p>&gt; selalu memegang prinsip-prinsip itu di dalam hidup</p>
<p>&gt; ini.&#8221; Si nenek kemudian menjelaskan 5 kualitas dari</p>
<p>&gt; sebuah pensil. &#8220;Kualitas pertama, pensil mengingatkan</p>
<p>&gt; kamu kalo kamu bisa berbuat hal yang hebat dalam hidup ini..</p>
<p>&gt; Layaknya sebuah pensil ketika menulis, kamu jangan pernah</p>
<p>&gt; lupa kalau ada tangan yang selalu membimbing langkah kamu</p>
<p>&gt; dalam hidup ini. Kita menyebutnya tangan Tuhan, Dia akan</p>
<p>&gt; selalu membimbing kita menurut kehendakNya&#8221;</p>
<p>&gt;  . &#8220;Kualitas kedua, dalam proses menulis, nenek kadang</p>
<p>&gt; beberapa kali harus berhenti dan menggunakan rautan untuk</p>
<p>&gt; menajamkan kembali pensil nenek. Rautan ini pasti akan</p>
<p>&gt; membuat si pensil menderita. Tapi setelah proses meraut</p>
<p>&gt; selesai, si pensil akan mendapatkan ketajamannya kembali.</p>
<p>&gt; Begitu juga dengan kamu, dalam hidup ini kamu harus berani</p>
<p>&gt; menerima penderitaan dan kesusahan, karena merekalah yang</p>
<p>&gt; akan membuatmu menjadi orang yang lebih baik&#8221;.</p>
<p>&gt; &#8220;Kualitas ketiga, pensil selalu memberikan kita</p>
<p>&gt; kesempatan untuk mempergunakan penghapus, untuk memperbaiki</p>
<p>&gt; kata-kata yang salah. Oleh karena itu memperbaiki kesalahan</p>
<p>&gt; kita dalam hidup ini, bukanlah hal yang jelek. Itu bisa</p>
<p>&gt; membantu kita untuk tetap berada pada jalan yang</p>
<p>&gt; benar&#8221;. &#8220;Kualitas keempat, bagian yang paling</p>
<p>&gt; penting dari sebuah pensil bukanlah bagian luarnya,</p>
<p>&gt; melainkan arang yang ada di dalam sebuah pensil. Oleh sebab</p>
<p>&gt; itu, selalulah hati-hati dan menyadari hal-hal di dalam</p>
<p>&gt; dirimu&#8221;. &#8220;Kualitas kelima, adalah</p>
<p>&gt;  sebuah pensil selalu meninggalkan tanda/goresan. Seperti</p>
<p>&gt; juga kamu, kamu harus sadar kalau apapun yang kamu perbuat</p>
<p>&gt; dalam hidup ini akan meninggalkan kesan. Oleh karena itu</p>
<p>&gt; selalulah hati-hati dan sadar terhadap semua tindakan&#8221;.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/inspirasikumu.wordpress.com/452/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/inspirasikumu.wordpress.com/452/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/inspirasikumu.wordpress.com/452/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/inspirasikumu.wordpress.com/452/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/inspirasikumu.wordpress.com/452/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/inspirasikumu.wordpress.com/452/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/inspirasikumu.wordpress.com/452/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/inspirasikumu.wordpress.com/452/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/inspirasikumu.wordpress.com/452/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/inspirasikumu.wordpress.com/452/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/inspirasikumu.wordpress.com/452/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/inspirasikumu.wordpress.com/452/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/inspirasikumu.wordpress.com/452/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/inspirasikumu.wordpress.com/452/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=inspirasikumu.wordpress.com&amp;blog=4655430&amp;post=452&amp;subd=inspirasikumu&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://inspirasikumu.wordpress.com/2009/06/26/pensil/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">Hank</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://inspirasikumu.files.wordpress.com/2009/06/pencil.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">pencil</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>FAMILY &#8211; kata kata KaSaR</title>
		<link>http://inspirasikumu.wordpress.com/2009/06/18/family-kata-kata-kasar/</link>
		<comments>http://inspirasikumu.wordpress.com/2009/06/18/family-kata-kata-kasar/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 18 Jun 2009 16:20:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Hank</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel Umum]]></category>
		<category><![CDATA[anak-anak]]></category>
		<category><![CDATA[bahagia]]></category>
		<category><![CDATA[cintaKasih]]></category>
		<category><![CDATA[kehidupan]]></category>
		<category><![CDATA[keluarga]]></category>
		<category><![CDATA[orangTua]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://inspirasikumu.wordpress.com/?p=448</guid>
		<description><![CDATA[. Saya bersenggolan dengan seorang yang tidak dikenal ketika ia lewat. &#8220;Oh, maafkan saya&#8221; adalah reaksi saya. Ia berkata, &#8220;Maafkan saya juga; Saya tidak melihat Anda.&#8221; Orang tidak dikenal itu, juga saya, berlaku sangat sopan. Akhirnya kami berpisah dan mengucapkan selamat tinggal. Namun cerita lainnya terjadi di rumah, lihat bagaimana kita memperlakukan orang-orang yang kita [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=inspirasikumu.wordpress.com&amp;blog=4655430&amp;post=448&amp;subd=inspirasikumu&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>.</p>
<p><img class="aligncenter size-full wp-image-447" title="flowers-1-photos" src="http://inspirasikumu.files.wordpress.com/2009/06/flowers-1-photos.png?w=450" alt="flowers-1-photos"   /></p>
<p>Saya bersenggolan dengan seorang yang tidak dikenal ketika ia lewat.</p>
<p>&#8220;Oh, maafkan saya&#8221; adalah reaksi saya. Ia berkata, &#8220;Maafkan saya juga; Saya tidak melihat Anda.&#8221; Orang tidak dikenal itu, juga saya, berlaku sangat sopan. Akhirnya kami berpisah dan mengucapkan selamat tinggal.</p>
<p><span id="more-448"></span>Namun cerita lainnya terjadi di rumah, lihat bagaimana kita memperlakukan orang-orang yang kita kasihi, tua dan muda.</p>
<p> </p>
<p>Pada hari itu juga, saat saya tengah memasak makan malam, anak lelaki saya berdiri diam-diam di samping saya. Ketika saya berbalik, hampir saja saya membuatnya jatuh. &#8220;Minggir,&#8221; kata saya dengan marah. Ia pergi, hati kecilnya hancur. Saya tidak menyadari betapa kasarnya kata-kata saya kepadanya. Ketika saya berbaring di tempat tidur, dengan halus Tuhan berbicara padaku,</p>
<p> </p>
<p>&#8220;Sewaktu kamu berurusan dengan orang yang tidak kau kenal, etika kesopanan kamu gunakan,</p>
<p>tetapi anak-anak yang engkau kasihi, sepertinya engkau perlakukan dengan sewenang-wenang.</p>
<p>Coba lihat ke lantai dapur, engkau akan menemukan beberapa kuntum bunga dekat pintu.&#8221; &#8220;Bunga-bunga tersebut telah dipetik sendiri oleh anakmu; merah muda, kuning dan biru.</p>
<p>Anakmu berdiri tanpa suara supaya tidak menggagalkan kejutan yang akan ia buat bagimu,</p>
<p>dan kamu bahkan tidak melihat matanya yang basah saat itu.&#8221; Seketika aku merasa malu, dan sekarang air mataku mulai menetes.</p>
<p> </p>
<p>Saya pelan-pelan pergi ke kamar anakku dan berlutut di dekat tempat tidurnya, &#8220;Bangun, nak,</p>
<p>bangun,&#8221; kataku. &#8220;Apakah bunga-bunga ini engkau petik untukku?&#8221; Ia tersenyum, &#8221; Aku menemukannya jatuh dari pohon. &#8221; &#8220;Aku mengambil bunga-bunga ini karena mereka cantik seperti Ibu. Aku tahu Ibu akan menyukainya, terutama yang berwarna biru.&#8221;</p>
<p>Aku berkata, &#8220;Anakku, Ibu sangat menyesal karena telah kasar padamu; Ibu seharusnya tidak membentakmu seperti tadi.&#8221; Si kecilku berkata, &#8220;Oh, Ibu, tidak apa-apa. Aku tetap mencintaimu. &#8221; Aku pun membalas, &#8220;Anakku, aku mencintaimu juga, dan aku benar-benar</p>
<p>menyukai bunga-bunga ini, apalagi yang biru.&#8221;</p>
<p> </p>
<p>Apakah anda menyadari bahwa jika kita mati besok, perusahaan di mana kita bekerja sekarang bisa saja dengan mudahnya mencari pengganti kita dalam hitungan hari?</p>
<p>Tetapi keluarga yang kita tinggalkan akan merasakan kehilangan selama sisa hidup mereka. Mari kita renungkan, kita melibatkan diri lebih dalam kepada pekerjaan kita ketimbang keluarga kita sendiri, suatu investasi yang tentunya kurang bijaksana, bukan?</p>
<p> </p>
<p>Jadi apakah anda telah memahami apa tujuan cerita di atas?</p>
<p>Apakah anda tahu apa arti kata KELUARGA?</p>
<p> </p>
<p>Dalam bahasa Inggris, KELUARGA = FAMILY.</p>
<p>FAMILY = (F)ather (A)nd (M)other, (I), (L)ove, (Y)ou.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/inspirasikumu.wordpress.com/448/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/inspirasikumu.wordpress.com/448/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/inspirasikumu.wordpress.com/448/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/inspirasikumu.wordpress.com/448/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/inspirasikumu.wordpress.com/448/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/inspirasikumu.wordpress.com/448/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/inspirasikumu.wordpress.com/448/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/inspirasikumu.wordpress.com/448/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/inspirasikumu.wordpress.com/448/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/inspirasikumu.wordpress.com/448/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/inspirasikumu.wordpress.com/448/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/inspirasikumu.wordpress.com/448/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/inspirasikumu.wordpress.com/448/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/inspirasikumu.wordpress.com/448/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=inspirasikumu.wordpress.com&amp;blog=4655430&amp;post=448&amp;subd=inspirasikumu&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://inspirasikumu.wordpress.com/2009/06/18/family-kata-kata-kasar/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">Hank</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://inspirasikumu.files.wordpress.com/2009/06/flowers-1-photos.png" medium="image">
			<media:title type="html">flowers-1-photos</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Menjual SISIR pada BIKSU</title>
		<link>http://inspirasikumu.wordpress.com/2009/06/15/menjual-sisir-pada-biksu/</link>
		<comments>http://inspirasikumu.wordpress.com/2009/06/15/menjual-sisir-pada-biksu/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 15 Jun 2009 04:50:33 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Hank</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel Umum]]></category>
		<category><![CDATA[inspirasi]]></category>
		<category><![CDATA[gigih]]></category>
		<category><![CDATA[kreatif]]></category>
		<category><![CDATA[Monk]]></category>
		<category><![CDATA[pikiran positif]]></category>
		<category><![CDATA[semangat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://inspirasikumu.wordpress.com/?p=441</guid>
		<description><![CDATA[. Pertanyaan : Jika perusahaan dimana anda bekerja, adalah sebuah perusahaan pembuat SISIR, memberi tugas untuk menjual sisir pada para biksu di wihara (yang semua kepalanya gundul) &#8212; Bisakah anda melakukannya? Apa jawaban anda ? a) Tidak mungkin, itu mustahil b) Gile c) Aku akan sekali mencoba untuk melaksanakan instruksi bos saya d) Baiklah, saya [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=inspirasikumu.wordpress.com&amp;blog=4655430&amp;post=441&amp;subd=inspirasikumu&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>.</p>
<p><img class="aligncenter size-full wp-image-442" title="biksu" src="http://inspirasikumu.files.wordpress.com/2009/06/biksu.gif?w=450" alt="biksu"   /><img class="aligncenter size-full wp-image-445" title="monk" src="http://inspirasikumu.files.wordpress.com/2009/06/monk.jpg?w=450" alt="monk"   /></p>
<p>Pertanyaan :</p>
<p>Jika perusahaan dimana anda bekerja, adalah sebuah perusahaan pembuat SISIR, memberi tugas untuk menjual sisir pada para biksu di wihara (yang semua kepalanya gundul)  &#8212; Bisakah anda melakukannya? Apa jawaban anda ?</p>
<p>a) Tidak mungkin, itu mustahil</p>
<p>b) Gile</p>
<p>c) Aku akan sekali mencoba untuk melaksanakan instruksi bos saya</p>
<p>d) Baiklah, saya akan coba</p>
<p>e) Ya, saya pikir bisa menjualnya (5 buah, 10 buah, 50 buah atau lebih, sebutkanlah jumlahnya)</p>
<p>Pilih satu jawaban dan baca tulisan di bawah untuk meilhat apakah anda termasuk orang yang berjiwa sukses atau tidak.<span id="more-441"></span></p>
<p>Cerita : MENJUAL SISIR PADA BIKSU</p>
<p>Ada sebuah perusahaan &#8220;pembuat sisir&#8221; yang ingin mengembangkan bisnisnya, sehingga management ingin merekrut seorang sales manager yang baru.</p>
<p>Perusahaan itu memasang IKLAN pada surat kabar. Tiap hari banyak orang yang datang mengikuti wawancara yang diadakan &#8230; jika ditotal jumlahnya hampir seratus orang hanya dalam beberapa hari.</p>
<p>Kini, perusahaan itu menghadapi masalah untuk menemukan calon yang tepat di posisi tersebut. Sehingga si pewawancara membuat sebuah tugas yang sangat sulit untuk setiap orang yang akan mengikuti wawancara terakhir.</p>
<p>Tugasnya adalah : Menjual sisir pada para biksu di wihara.</p>
<p>Hanya ada 3 calon yang bertahan untuk mencoba tantangan di wawancara terakhir ini. (Mr.. A, Mr. B, Mr. C)</p>
<p>Pimpinan pewawancara memberi tugas :</p>
<p>&#8220;Sekarang saya ingin anda bertiga menjual sisir dari kayu ini kepada para biksu di wihara. Anda semua hanya diberi waktu 10 hari dan harus kembali untuk memberikan laporan setelah itu.&#8221;</p>
<p>Setelah 10 hari, mereka memberikan laporan..</p>
<p>Pimpinan pewawancara bertanya pada Mr. A :</p>
<p>&#8220;Berapa banyak yang sudah anda jual?&#8221;</p>
<p>Mr. A menjawab: &#8220;Hanya SATU.&#8221;</p>
<p>Si pewawancara bertanya lagi : &#8220;Bagaimana caranya anda menjual?&#8221;</p>
<p>Mr. A menjawab:</p>
<p>&#8221; Para biksu di wihara itu marah-marah saat saya menunjukkan sisir pada mereka. Tapi saat saya berjalan menuruni bukit, saya berjumpa dengan seorang biksu muda &#8211; dan dia membeli sisir itu untuk menggaruk kepalanya yang ketombean.&#8221;</p>
<p>Pimpinan pewawancara bertanya pada Mr. B :</p>
<p>&#8220;Berapa banyak yang sudah anda jual?&#8221;</p>
<p>Mr. B menjawab : &#8220;SEPULUH buah.&#8221;</p>
<p>&#8220;Saya pergi ke sebuah wihara dan memperhatikan banyak peziarah yang rambutnya acak-acakan karena angin kencang yang bertiup di luar wihara. Biksu di dalam wihara itu mendengar saran saya dan membeli 10 sisir untuk para peziarah agar mereka menunjukkan rasa hormat pada patung sang Buddha.&#8221;</p>
<p>Kemudian, Pimpinan pewawancara bertanya pada Mr. C :</p>
<p>&#8220;Bagaimana dengan anda?&#8221;</p>
<p>Mr. B menjawab: &#8220;SERIBU buah!&#8221;</p>
<p>Si pewawancara dan dua orang pelamar yang lain terheran-heran.</p>
<p>Si pewawancara bertanya : &#8220;Bagaimana anda bisa melakukan hal itu?&#8221;</p>
<p>Mr. C menjawab:</p>
<p>&#8220;Saya pergi ke sebuah wihara terkenal. Setelah melakukan pengamatan beberapa hari, saya menemukan bahwa banyak turis yang datang berkunjung ke sana . Kemudian saya berkata pada biksu pimpinan wihara, &#8216;Sifu, saya melihat banyak peziarah yang datang ke sini. Jika sifu bisa memberi mereka sebuah cindera mata, maka itu akan lebih menggembirakan hati mereka.&#8217;  Saya bilang padanya bahwa saya punya banyak sisir dan memintanya untuk membubuhkan tanda tangan pada setiap sisir sebagai sebuah hadiah bagi para peziarah di wihara itu. Biksu pimpinan wihara itu sangat senang dan langsung memesan 1,000 buah sisir!&#8221;</p>
<p>MORAL DARI CERITA</p>
<p>Universitas Harvard telah melakukan riset, dengan hasil :</p>
<p>1) 85% kesuskesan itu adalah karena SIKAP dan 15% adalah karena kemampuan.</p>
<p>2) SIKAP itu lebih penting dari kepandaian, keahlian khusus dan keberuntungan.</p>
<p>Dengan kata lain, pengetahuan profesional hanya menyumbang 15% dari sebuah kesuksesan seseorang dan 85% adalah pemberdayaan diri, hubungan sosial dan adaptasi. Kesuksesan dan kegagalan bergantung pada bagaimana sikap kita menghadapi masalah.</p>
<p>Dalai Lama biasa berkata : &#8220;Jika anda hanya punya sebuah pelayaran yang lancar dalam hidup, maka anda akan lemah&#8230; Lingkungan yang keras membantu untuk membentuk pribadi anda, sehingga anda memiliki nyali untuk menyelesaikan semua masalah.&#8221;</p>
<p>&#8220;Anda mungkin bertanya mengapa kita selalu berpegah teguh pada harapan. Ini karena harapan adalah : hal yang membuat kita bisa terus melangkah dengan mantap, berdiri teguh &#8211; dimana pengharapan hanyalah sebuah awal. Sedangkan segala sesuatu yang tidak diharapkan &#8230;. adalah hal yang akan mengubah hidup kita.&#8221;</p>
<p>Meredith Grey, Grey&#8217;s Anatomy &#8211; Season 3</p>
<p>Ingatlah, saat keadaan ekonomi baik, banyak orang jatuh bangkrut. Tapi saat keadaan ekonomi buruk, banyak jutawan baru baru yang bermunculan. Jadi, dengan sepenuh hati terapkanlah SIKAP kerja yang benar 85%. Semoga sukses !&#8221;.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/inspirasikumu.wordpress.com/441/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/inspirasikumu.wordpress.com/441/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/inspirasikumu.wordpress.com/441/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/inspirasikumu.wordpress.com/441/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/inspirasikumu.wordpress.com/441/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/inspirasikumu.wordpress.com/441/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/inspirasikumu.wordpress.com/441/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/inspirasikumu.wordpress.com/441/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/inspirasikumu.wordpress.com/441/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/inspirasikumu.wordpress.com/441/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/inspirasikumu.wordpress.com/441/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/inspirasikumu.wordpress.com/441/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/inspirasikumu.wordpress.com/441/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/inspirasikumu.wordpress.com/441/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=inspirasikumu.wordpress.com&amp;blog=4655430&amp;post=441&amp;subd=inspirasikumu&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://inspirasikumu.wordpress.com/2009/06/15/menjual-sisir-pada-biksu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">Hank</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://inspirasikumu.files.wordpress.com/2009/06/biksu.gif" medium="image">
			<media:title type="html">biksu</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://inspirasikumu.files.wordpress.com/2009/06/monk.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">monk</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Gaji Rp 8,8M menjadi Pizza Delivery</title>
		<link>http://inspirasikumu.wordpress.com/2009/04/15/gaji-rp-88m-menjadi-pizza-delivery/</link>
		<comments>http://inspirasikumu.wordpress.com/2009/04/15/gaji-rp-88m-menjadi-pizza-delivery/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 15 Apr 2009 09:52:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Hank</dc:creator>
				<category><![CDATA[inspirasi]]></category>
		<category><![CDATA[bangkrut]]></category>
		<category><![CDATA[gaji tinggi]]></category>
		<category><![CDATA[Ken Karpman]]></category>
		<category><![CDATA[kisah nyata]]></category>
		<category><![CDATA[MBA]]></category>
		<category><![CDATA[pizza]]></category>
		<category><![CDATA[tanggung jawab]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://inspirasikumu.wordpress.com/?p=433</guid>
		<description><![CDATA[Selama 45 tahun, hidup Ken Karpman tampaknya nyaris sempurna. Lulus dengan gelar sarjana S-1 dan MBA (Master of Business Administration) dari universitas bergengsi UCLA (University of California), Karpman langsung mendapat kerjaan dengan gaji yang menggiurkan sebagai pialang saham. Dia pun bisa menikahi perempuan idamannya, Stephanie dan dikarunai dua anak. Mereka pun rutin berlibur ke tempat-tempat [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=inspirasikumu.wordpress.com&amp;blog=4655430&amp;post=433&amp;subd=inspirasikumu&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="aligncenter size-full wp-image-434" title="Fresh Pizza Delivered" src="http://inspirasikumu.files.wordpress.com/2009/04/pizza-delivery-702926.jpg?w=450" alt="Fresh Pizza Delivered"   /></p>
<p>Selama 45 tahun, hidup Ken Karpman tampaknya nyaris sempurna.</p>
<p>Lulus dengan gelar sarjana S-1 dan MBA (Master of Business Administration) dari universitas bergengsi UCLA (University of California), Karpman langsung mendapat kerjaan dengan gaji yang menggiurkan sebagai pialang saham.</p>
<p><span id="more-433"></span>Dia pun bisa menikahi perempuan idamannya, Stephanie dan dikarunai dua<br />
anak. Mereka pun rutin berlibur ke tempat-tempat mahal di penjuru dunia.</p>
<p>Setelah 20 tahun meniti karir sebagai pialang, Karpman pun naik jabatan menjadi eksekutif perusahaan. Gajinya pun naik menjadi US$750.000 (sekitar lebih dari Rp 8,8 miliar) per tahun.</p>
<p>&#8220;Saat itu hidup begitu indah. Kami bisa cetak banyak uang. Entah mengapa situasi itu kok tidak berlanjut?&#8221; kata Karpman dalam wawancara khusus dengan stasiun televisi ABC.</p>
<p>Dari segala sisi, Karpman dan keluarga saat itu hidup dalam &#8220;Impian<br />
Amerika&#8221; (American Dream). Mereka tinggal di sebuah rumah besar di<br />
kota Tampa, Florida. Rumah mereka pun dilengkapi lapangan golf.</p>
<p>&#8220;Saat itu saya sudah tidak tahu berapa harga barang-barang di toko.<br />
Pokoknya, tinggal bawa troli dan ambil saja,&#8221; kata Karpman.</p>
<p>Dia pun begitu percaya diri dengan kemampuannya mencetak banyak uang.<br />
Maka, tahun 2005 dia meninggalkan perusahaan tempat dia bekerja dan<br />
membuat usaha sendiri yang sejenis.</p>
<p>Untuk mendirikan perusahaan sendiri sekaligus meningkatkan taraf<br />
hidup, dia Karpman dengan enteng mengeluarkan dana US$500.000 dari<br />
tabungannya. Seperti kebiasaan orang-orang Amerika, Karpman juga<br />
mengajukan kredit dalam jumlah besar dengan jaminan rumah.</p>
<p>Namun, badai krisis keuangan menerpa Amerika Serikat (AS). Karpman tak<br />
mampu menarik investor, sehingga perusahaannya bubar.</p>
<p>Sejak saat itu, dia menjadi penganggur dan sulit mendapat kerja.<br />
Padahal, di masa lalu, Karpman tak perlu pusing mencari kerja.</p>
<p>&#8220;Dulu, saat menjalani tes wawancara kerja, saya bisa jadi bersikap<br />
kurang ajar, karena justru sayalah yang sering menanyai si<br />
pewawancara, apakah perusahaannya cukup layak mempekerjakan saya,&#8221;<br />
kata Karpman dalam wawancara yang ditayangkan di laman stasiun<br />
televisi ABC.</p>
<p>&#8220;Sekarang, justru saya yang kini berharap-harap minta kerja sambil<br />
memegang topi di tangan,&#8221; lanjut Karpman.</p>
<p>Saat dia susah mendapat kerja, tabungannya ludes untuk keperluan hidup<br />
sehari-hari dia dan keluarga. Bahkan, keluarga Karpman kini harus<br />
menanggung utang ratusan ribu dolar dan rumah mewah terancam disita<br />
pihak kreditur.</p>
<p>Mereka pun tak mampu menanggung biaya pendidikan anak-anak di sekolah<br />
swasta yang mencapai US$30.000 (Rp 352,3 juta). Namun mereka bersyukur<br />
ada seorang dermawan yang membantu membiayai uang sekolah anak-anak<br />
mereka hingga tahun depan.</p>
<p>Maka, Karpman sudah bertekad, kerja apapun akan dia lakukan, asalkan<br />
mendapat uang. Dia pun bersedia turun derajat. Karpman tak lagi<br />
mencari posisi-posisi yang tinggi, maka dia sempat melamar sebagai<br />
bartender (peramu minuman), namun ditolak. Istrinya, Stephanie, kini<br />
juga akan menjual baju-bajunya yang bertumpuk-tumpuk di lemari pakaian<br />
di toko-toko loak.</p>
<p>Akhirnya Karpman mendapat kerjaan baru. Namun, bukan lagi sebagai<br />
eksekutif, melainkan sebagai pengantar pizza (roti isi khas Italia) di<br />
restoran Mike&#8217;s Pizza &amp; Deli di kota Clearwater.</p>
<p>Pemilik restoran, Mike Dodaro, bingung saat melihat Karpman datang ke<br />
tempatnya untuk wawancara kerja dengan mengendarai mobil mewah<br />
Mercedes Benz. Dodaro pun terkejut saat membaca CV (riwayat pendidikan<br />
dan pekerjaan) Karpman.</p>
<p>Untuk menjadi pengantar pizza dari rumah ke rumah tak perlu harus<br />
bergelar MBA dan berpengalaman sebagai manajer pialang saham. Dengan<br />
kata lain, Karpman tergolong over-qualified (bobot pendidikan dan<br />
pengalaman kerja terlalu tinggi untuk posisi kerja yang dia lamar).</p>
<p>Namun, Karpman tetap mengambil lowongan itu. Dia rela kini digaji<br />
US$7,29 atau sekitar lebih dari Rp.85.000,- per jam &#8211; belum termasuk<br />
tips. Karpman pun tak peduli dengan reaksi istrinya yang kaget dengan<br />
profesi suaminya saat ini.</p>
<p>&#8220;Menurut saya, yang paling buruk adalah saat datang ke teman sambil<br />
berkata, &#8216;boleh pinjam uangmu?&#8217; Menjadi pengantar pizza pun sudah<br />
kemajuan,&#8221; lanjut Karpman.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/inspirasikumu.wordpress.com/433/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/inspirasikumu.wordpress.com/433/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/inspirasikumu.wordpress.com/433/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/inspirasikumu.wordpress.com/433/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/inspirasikumu.wordpress.com/433/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/inspirasikumu.wordpress.com/433/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/inspirasikumu.wordpress.com/433/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/inspirasikumu.wordpress.com/433/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/inspirasikumu.wordpress.com/433/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/inspirasikumu.wordpress.com/433/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/inspirasikumu.wordpress.com/433/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/inspirasikumu.wordpress.com/433/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/inspirasikumu.wordpress.com/433/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/inspirasikumu.wordpress.com/433/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=inspirasikumu.wordpress.com&amp;blog=4655430&amp;post=433&amp;subd=inspirasikumu&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://inspirasikumu.wordpress.com/2009/04/15/gaji-rp-88m-menjadi-pizza-delivery/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">Hank</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://inspirasikumu.files.wordpress.com/2009/04/pizza-delivery-702926.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Fresh Pizza Delivered</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Raja dengan 4 istri</title>
		<link>http://inspirasikumu.wordpress.com/2009/03/17/raja-dengan-4-istri/</link>
		<comments>http://inspirasikumu.wordpress.com/2009/03/17/raja-dengan-4-istri/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 17 Mar 2009 02:53:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Hank</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel Umum]]></category>
		<category><![CDATA[cintaKasih]]></category>
		<category><![CDATA[jiwa]]></category>
		<category><![CDATA[kehidupan]]></category>
		<category><![CDATA[kekayaan]]></category>
		<category><![CDATA[keluarga]]></category>
		<category><![CDATA[tujuan hidup]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://inspirasikumu.wordpress.com/?p=429</guid>
		<description><![CDATA[Sekali peristiwa, terdapat seorang Raja yang memiliki empat istri. Ia paling mengasihi istrinya yang keempat dan menghiasinya dengan jubah yang mewah dan menjamunya dengan makanan-makanan yang mahal dan enak. Ia memberikan hanya yang terbaik kepadanya. Ia juga sangat mengasihi istrinya yang ketiga dan selalu mempamerkannya ke kerajaan-kerajaan tetangga. Tetapi sang Raja selalu merasa khawatir bahwa [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=inspirasikumu.wordpress.com&amp;blog=4655430&amp;post=429&amp;subd=inspirasikumu&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="aligncenter size-full wp-image-430" title="nature_2691" src="http://inspirasikumu.files.wordpress.com/2009/03/nature_2691.jpg?w=450&#038;h=337" alt="nature_2691" width="450" height="337" /></p>
<p>Sekali peristiwa, terdapat seorang Raja yang memiliki empat istri.</p>
<p>Ia paling mengasihi istrinya yang keempat dan menghiasinya dengan jubah yang mewah dan menjamunya dengan makanan-makanan yang mahal dan enak. Ia memberikan hanya yang terbaik kepadanya.</p>
<p><span id="more-429"></span>Ia juga sangat mengasihi istrinya yang ketiga dan selalu mempamerkannya ke kerajaan-kerajaan tetangga. Tetapi sang Raja selalu merasa khawatir bahwa suatu hari nanti, istrinya ini akan meninggalkannya dan menjadi milik orang lain.</p>
<p>Ia juga mengasihi istrinya yang kedua. Istri ini merupakan tempatnya mengadu dan istrinya ini selalu baik, bertimbang rasa dan sabar. Setiap kali Sang Raja menghadapi masalah, ia selalu akan berbincang dengan istri kedua ini dan istrinya akan membantunya di saat-saat kesulitannya.</p>
<p>Istri pertama Sang Raja merupakan istri yang sangat setia dan telah banyak membantunya dalam pengurusan harta dan kerajaannya. Tetapi, sang Raja tidak mengasihi istri pertamanya. Walaupun istri pertamanya sangat mengasihinya, tetapi sang Raja nyaris tidak pernah memberinya perhatian!</p>
<p>Suatu hari, sang Raja jatuh sakit dan tahu bahwa tidak banyak waktu yang tersisa. Ia memikirkan hidupnya yang mewah dan berkata, &#8220;Saya sekarang mempunyai empat istri, tetapi saat saya mati, saya akan sendirian&#8221;.</p>
<p>Lalu, ia bertanya ke istrinya yang keempat, &#8220;Aku paling mengasihi kamu. Aku membelikan pakaian yang termahal dan melimpahi kamu dengan begitu banyak perhatian. Sekarang sudah tiba waktunya aku meninggalkan dunia ini, maukah kamu mengikuti aku untuk menemani aku?&#8221;</p>
<p>&#8220;Tidak mungkin!&#8221;, jawab istrinya yang keempat, dan tanpa sepatah kata pun istrinya meninggalkannya. Jawabannya begitu mengiris hati sang Raja.</p>
<p>Raja yang sedang kecewa itu kemudian bertanya ke istrinya yang ketiga, &#8220;Seumur hidupku, aku mengasihi-mu. Sekarang aku akan segera mati, maukah kamu mengikuti aku untuk menemani-ku? &#8220;</p>
<p>&#8220;Tidak!&#8221;, jawab istrinya yang ketiga. &#8220;Hidup ini terlalu bagus! Saat engkau mati, aku akan nikah lagi!&#8221; Hatinya remuk dan menjadi dingin.</p>
<p>Lalu, sang Raja bertanya kepada istrinya yang kedua, &#8220;Kamulah tempat aku mengadu dan kamu selalu siap membantu-ku. Saat aku mati, maukah kamu mengikuti aku dan menemani-ku? &#8220;</p>
<p>&#8220;Aku minta maaf, kali ini aku tidak dapat membantu-mu&#8221; , jawab istrinya yang kedua. &#8220;Paling, aku akan berjalan bersama-mu ke tempat penguburan.&#8221; Jawaban istrinya yang kedua seperti petir yang menyambar hatinya dan hati sang Raja menjadi sangat sedih dan hancur.</p>
<p>Lalu, suatu suara berseru, &#8220;Aku akan pergi bersama-mu. Aku akan mengikuti-mu tidak kira ke mana pun.&#8221; Raja itu mengangkat kepalanya dan melihat istrinya yang pertama. Ia melihat keadaan istrinya yang sangat kurus dan sangat tidak terawat karena menderita kekurangan gizi. Dengan hati yang sangat sedih, sang Raja berkata, &#8220;Seharusnya aku lebih memperhatikan kamu ketika aku masih sempat!&#8221;</p>
<p>Sebenarnya, kita semua memiliki empat istri di dalam hidup kita.</p>
<p>Istri keempat kita adalah tubuh kita. Tidak kira sebanyak mana waktu dan usaha kita investasikan untuk menjaga penampilan kita, tubuh ini akan meninggalkan kita saat kita mati.</p>
<p>Istri kita yang ketiga adalah harta milik, status dan kekayaan. Saat kita mati, harta kita akan menjadi milik orang lain.</p>
<p>Istri kedua kita adalah keluarga dan sahabat-sahabat kita. Walaupun mereka selalu membantu kita selama kita hidup tetapi mereka hanya dapat menemani kita sampai ke tempat penguburan dan tidak lebih dari itu.</p>
<p>Istri pertama kita adalah Jiwa kita. Jiwa kita yang sering kita abaikan dalam pengejaran kita akan kekayaan, kekuasaan dan kenikmatan dunia. Tetapi, Jiwa kita merupakan satu-satunya hal yang akan mengikuti kita ke mana pun kita pergi.</p>
<p>Pupuklah, kuatkanlah dan hargailah jiwa kita saat ini juga, karena jiwa kitalah satu-satunya bagian kita yang akan mengikuti kita ke takhta Allah dan terus menyertai kita di sepanjang kekekalan</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/inspirasikumu.wordpress.com/429/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/inspirasikumu.wordpress.com/429/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/inspirasikumu.wordpress.com/429/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/inspirasikumu.wordpress.com/429/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/inspirasikumu.wordpress.com/429/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/inspirasikumu.wordpress.com/429/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/inspirasikumu.wordpress.com/429/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/inspirasikumu.wordpress.com/429/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/inspirasikumu.wordpress.com/429/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/inspirasikumu.wordpress.com/429/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/inspirasikumu.wordpress.com/429/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/inspirasikumu.wordpress.com/429/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/inspirasikumu.wordpress.com/429/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/inspirasikumu.wordpress.com/429/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=inspirasikumu.wordpress.com&amp;blog=4655430&amp;post=429&amp;subd=inspirasikumu&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://inspirasikumu.wordpress.com/2009/03/17/raja-dengan-4-istri/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">Hank</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://inspirasikumu.files.wordpress.com/2009/03/nature_2691.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">nature_2691</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Sebuah Kata SEDERHANA</title>
		<link>http://inspirasikumu.wordpress.com/2009/03/02/sebuah-kata-sederhana/</link>
		<comments>http://inspirasikumu.wordpress.com/2009/03/02/sebuah-kata-sederhana/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 02 Mar 2009 03:30:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Hank</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel Umum]]></category>
		<category><![CDATA[bersyukur]]></category>
		<category><![CDATA[mengeluh]]></category>
		<category><![CDATA[syukur]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://inspirasikumu.wordpress.com/?p=424</guid>
		<description><![CDATA[Sebuah kata sederhana yang mungkin jarang kita gunakan dalam kehidupan sehari-hari, tetapi seringkali kita praktekkan langsung baik secara sadar maupun tidak sadar. Beberapa waktu lalu saya berkumpul dengan teman-teman lama saya. Seperti biasanya kami membicarakan mengenai pekerjaan, pasangan hidup, masa lalu, dan berbagai macam hal lainnya. Setelah pulang saya baru tersadar, bahwa kami satu sama [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=inspirasikumu.wordpress.com&amp;blog=4655430&amp;post=424&amp;subd=inspirasikumu&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="aligncenter size-full wp-image-425" title="stress" src="http://inspirasikumu.files.wordpress.com/2009/03/stress.jpg?w=450&#038;h=299" alt="stress" width="450" height="299" /></p>
<p>Sebuah kata sederhana yang mungkin jarang kita gunakan dalam<br />
kehidupan sehari-hari, tetapi seringkali kita praktekkan langsung baik<br />
secara sadar maupun tidak sadar. Beberapa waktu lalu saya berkumpul<br />
dengan teman-teman lama saya. Seperti biasanya kami membicarakan<br />
mengenai pekerjaan, pasangan hidup, masa lalu, dan berbagai macam hal<br />
lainnya.<span id="more-424"></span></p>
<p>Setelah pulang saya baru tersadar, bahwa kami satu sama lain saling<br />
berlomba untuk memamerkan keluhan kami masing-masing seolah-olah siapa<br />
yang paling banyak mengeluh dialah yang paling hebat.</p>
<p>&#8216;Bos gue kelewatan masa udah jam 6 gue masih disuruh lembur, sekalian<br />
aja suruh gue nginep di kantor!&#8217;</p>
<p>&#8216;Kerjaan gue ditambahin melulu tiap hari, padahal itu kan bukan<br />
&#8216;job-des&#8217; gue&#8217;</p>
<p>&#8216;Anak buah gue memang bego, disuruh apa-apa salah melulu&#8217;.</p>
<p>Kita semua melakukan hal tersebut setiap saat tanpa menyadarinya.</p>
<p>Tahukah Anda semakin sering kita mengeluh, maka semakin sering pula kita<br />
mengalami hal tersebut. Sebagai contohnya, salah satu teman baik saya<br />
selalu mengeluh mengenai pekerjaan dia. Sudah beberapa kali dia pindah<br />
kerja dan setiap kali dia bekerja di tempat yang baru, dia selalu<br />
mengeluhkan mengenai atasan atau rekan-rekan sekerjanya.</p>
<p>Sebelum dia pindah ke pekerjaan berikutnya dia selalu ribut dengan<br />
atasan atau rekan sekerjanya. Seperti yang bisa kita lihat bahwa<br />
terbentuk suatu pola tertentu yang sudah dapat diprediksi, dia akan<br />
selalu pindah dari satu pekerjaan ke pekerjaan berikutnya sampai dia<br />
belajar untuk tidak mengeluh.</p>
<p>Mengeluh adalah hal yang sangat mudah dilakukan dan bagi beberapa orang<br />
hal ini menjadi suatu kebiasaan dan parahnya lagi mengeluh menjadi suatu<br />
kebanggaan. Bila Anda memiliki dua orang teman, yang pertama selalu<br />
berpikiran positif dan yang kedua selalu mengeluh, Anda akan lebih<br />
senang berhubungan dengan yang mana? Menjadi seorang yang pengeluh<br />
mungkin bisa mendapatkan simpati dari teman kita, tetapi tidak akan<br />
membuat kita memiliki lebih banyak teman dan tidak akan menyelesaikan<br />
masalah kita, bahkan bisa membuat kita kehilangan teman-teman kita.</p>
<p>*<br />
Yang menjadi pertanyaan adalah mengapa kita mengeluh? Kita mengeluh<br />
karena kita kecewa bahwa realitas yang terjadi tidak sesuai dengan<br />
harapan kita. Bagaimana kita mengatasi hal ini. Caranya sebenarnya<br />
gampang-gampang susah, kita hanya perlu bersyukur.</p>
<p>*Saya percaya bahwa di balik semua hal yang kita keluhkan PASTI ADA hal<br />
yang dapat kita syukuri.</p>
<p>Sebagai ilustrasi, Anda mengeluh dengan pekerjaan Anda. Tahukah Anda<br />
berapa banyak jumlah pengangguran yang ada di Indonesia ?</p>
<p>Sekarang ini hampir 60% orang pada usia kerja produktif tidak bekerja,<br />
jadi bersyukurlah Anda masih memiliki pekerjaan dan penghasilan. Atau<br />
Anda mengeluh karena disuruh lembur atau disuruh melakukan kerja ekstra.<br />
Tahukah Anda bahwa sebenarnya atasan Anda percaya<br />
kepada kemampuan Anda? Kalau Anda tidak mampu tidak mungkin atasan Anda<br />
menyuruh Anda lembur atau memberikan pekerjaan tambahan.</p>
<p>Bersyukurlah karena Anda telah diberikan kepercayaan oleh atasan Anda,<br />
mungkin dengan Anda lebih rajin siapa tahu Anda bisa mendapatkan promosi<br />
lebih cepat dari yang Anda harapkan.</p>
<p>Bersyukurlah lebih banyak dan percayalah hidup Anda akan lebih mudah dan<br />
keberuntungan senantiasa selalu bersama Anda, karena Anda dapat melihat<br />
hal-hal yang selama ini mungkin luput dari pandangan Anda karena Anda<br />
terlalu sibuk mengeluh.</p>
<p>*Try it now:*</p>
<p>1. *Bersyukurlah setiap hari setidaknya satu kali sehari*.</p>
<p>Bersyukurlah atas pekerjaan Anda, kesehatan Anda, keluarga Anda atau<br />
apapun yang dapat Anda syukuri. Ambilah waktu selama 10-30 detik saja<br />
untuk bersyukur kemudian lanjutkan kembali kegiatan Anda.</p>
<p>2*. Jangan mengeluh bila Anda menghadapi kesulitan tetapi lakukanlah hal<br />
berikut ini.* Tutuplah mata Anda, tarik nafas panjang, tahan sebentar<br />
dan kemudian hembuskan pelan-pelan dari mulut Anda, buka mata Anda,<br />
tersenyumlah dan pikirkanlah bahwa suatu saat nanti Anda akan bersyukur<br />
atas semua yang terjadi pada saat ini.</p>
<p>3. *Biasakan diri untuk tidak ikut-ikutan mengeluh bila Anda sedang<br />
bersama teman-teman yang sedang mengeluh dan beri tanggapan yang positif<br />
atau tidak sama sekali*. *Selalu berpikir positif dan lihatlah perubahan<br />
dalam hidup Anda.<br />
*<br />
&#8216;Semakin banyak Anda bersyukur kepada Tuhan atas apa yang Anda miliki,<br />
maka semakin banyak hal yang akan Anda miliki untuk disyukuri.&#8217;</p>
<p>P.S.: Saya bersyukur karena Anda telah membaca cerita ini dan saya akan<br />
lebih bersyukur lagi jika Anda menceritakan hal ini ke rekan-rekan Anda<br />
sehingga Anda juga dapat bersyukur karena telah membuat orang lain<br />
bersyukur.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/inspirasikumu.wordpress.com/424/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/inspirasikumu.wordpress.com/424/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/inspirasikumu.wordpress.com/424/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/inspirasikumu.wordpress.com/424/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/inspirasikumu.wordpress.com/424/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/inspirasikumu.wordpress.com/424/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/inspirasikumu.wordpress.com/424/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/inspirasikumu.wordpress.com/424/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/inspirasikumu.wordpress.com/424/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/inspirasikumu.wordpress.com/424/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/inspirasikumu.wordpress.com/424/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/inspirasikumu.wordpress.com/424/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/inspirasikumu.wordpress.com/424/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/inspirasikumu.wordpress.com/424/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=inspirasikumu.wordpress.com&amp;blog=4655430&amp;post=424&amp;subd=inspirasikumu&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://inspirasikumu.wordpress.com/2009/03/02/sebuah-kata-sederhana/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">Hank</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://inspirasikumu.files.wordpress.com/2009/03/stress.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">stress</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Hukum Truk SAMPAH</title>
		<link>http://inspirasikumu.wordpress.com/2009/02/19/hukum-truk-sampah/</link>
		<comments>http://inspirasikumu.wordpress.com/2009/02/19/hukum-truk-sampah/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 19 Feb 2009 08:56:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Hank</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel Umum]]></category>
		<category><![CDATA[hidup diberkati]]></category>
		<category><![CDATA[Sampah]]></category>
		<category><![CDATA[Supir Taksi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://inspirasikumu.wordpress.com/?p=419</guid>
		<description><![CDATA[Suatu hari saya naik sebuah taxi dan menuju ke Bandara. Kami melaju pada jalur yang benar ketika tiba-tiba sebuah mobil hitam melompat keluar dari tempat parikr tepat di depan kami. Supir taxi menginjak pedal rem dalam-dalam hingga ban mobil berdecit dan berhenti hanya beberapa cm dari mobil tersebut. Pengemudi mobil hitam tersebut mengeluarkan kepalanya dan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=inspirasikumu.wordpress.com&amp;blog=4655430&amp;post=419&amp;subd=inspirasikumu&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="aligncenter size-medium wp-image-418" title="garbage_truck" src="http://inspirasikumu.files.wordpress.com/2009/02/garbage_truck.gif?w=300&#038;h=178" alt="garbage_truck" width="300" height="178" /></p>
<p>Suatu hari saya naik sebuah taxi dan menuju ke Bandara. Kami melaju pada jalur yang benar ketika tiba-tiba sebuah mobil hitam melompat keluar dari tempat parikr tepat di depan kami. Supir taxi menginjak pedal rem dalam-dalam hingga ban mobil berdecit dan berhenti hanya beberapa cm dari mobil tersebut.</p>
<p><span id="more-419"></span>Pengemudi mobil hitam tersebut mengeluarkan kepalanya dan mulai menjerit ke arah kami. Supir taxi hanya tersenyum dan melambai pada orang orang tersebut. Saya benar-benar heran dengan sikapnya yang bersahabat. Maka saya bertanya, &#8220;Mengapa anda melakukannya? Orang itu hampir merusak mobil anda dan dapat saja mengirim kita ke rumah sakit!&#8221;</p>
<p>Saat itulah saya belajar dari supir taxi tersebut mengenai apa yang saya kemudian sebut &#8220;Hukum Truk Sampah&#8221;.</p>
<p>Ia menjelaskan bahwa banyak orang seperti truk sampah. Mereka berjalan keliling membawa sampah, seperti frustrasi, kemarahan, kekecewaan. Seiring dengan semakin penuh kapasitasnya, semakin mereka membutuhkan tempat untuk membuangnya, dan seringkali mereka membuangnya kepada anda. Jangan ambil hati, tersenyum saja lambaikan tangan, berkati mereka, lalu lanjutkan hidup.</p>
<p>Jangan ambil sampah mereka untuk kembali membuangnya kepada orang lain yang anda temui, di tempat kerja di rumah atau dalam perjalanan. Intinya, orang yang sukses adalah orang yang tidak membiarkan &#8220;truk sampah&#8221; mengambil alih hari-hari mereka dengan merusak suasana<br />
hati.</p>
<p>Hidup ini terlalu singkat untuk bangun di pagi hari dengan penyesalan, maka:<br />
Kasihilah orang yang memperlakukan anda dengan benar, berdoalah bagi yang tidak Hidup itu 10% mengenai apa yang kau buat dengannya dan 90% tentang bagaimana kamu menghadapinya Hidup bukan mengenai menunggu<br />
badai berlalu, tapi tentang bagaimana belajar menari dalam hujan<br />
Selamat menikmati hidup yang diberkati dan bebas dari &#8220;sampah&#8221;</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/inspirasikumu.wordpress.com/419/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/inspirasikumu.wordpress.com/419/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/inspirasikumu.wordpress.com/419/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/inspirasikumu.wordpress.com/419/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/inspirasikumu.wordpress.com/419/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/inspirasikumu.wordpress.com/419/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/inspirasikumu.wordpress.com/419/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/inspirasikumu.wordpress.com/419/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/inspirasikumu.wordpress.com/419/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/inspirasikumu.wordpress.com/419/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/inspirasikumu.wordpress.com/419/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/inspirasikumu.wordpress.com/419/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/inspirasikumu.wordpress.com/419/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/inspirasikumu.wordpress.com/419/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=inspirasikumu.wordpress.com&amp;blog=4655430&amp;post=419&amp;subd=inspirasikumu&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://inspirasikumu.wordpress.com/2009/02/19/hukum-truk-sampah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">Hank</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://inspirasikumu.files.wordpress.com/2009/02/garbage_truck.gif?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">garbage_truck</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Cinta tidak harus berwujud Bunga</title>
		<link>http://inspirasikumu.wordpress.com/2009/01/14/cinta-tidak-harus-berwujud-bunga/</link>
		<comments>http://inspirasikumu.wordpress.com/2009/01/14/cinta-tidak-harus-berwujud-bunga/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 14 Jan 2009 09:57:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Hank</dc:creator>
				<category><![CDATA[cinta]]></category>
		<category><![CDATA[bahagia]]></category>
		<category><![CDATA[cintaKasih]]></category>
		<category><![CDATA[keluarga]]></category>
		<category><![CDATA[syukur]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://inspirasikumu.wordpress.com/?p=412</guid>
		<description><![CDATA[Suatu hari saya dikunjungi oleh teman saya yang sudah berumah tangga, sebut saja Ika, dia bercerita : Tiga tahun dalam masa perkenalan, dan dua tahun dalam masa pernikahan, saya harus akui, bahwa saya mulai merasa lelah, alasan-2 saya mencintainya dulu telah berubah menjadi sesuatu yang menjemukan. Saya seorang wanita yang sentimentil dan benar-2 sensitif. Saya [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=inspirasikumu.wordpress.com&amp;blog=4655430&amp;post=412&amp;subd=inspirasikumu&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="aligncenter size-medium wp-image-416" title="love" src="http://inspirasikumu.files.wordpress.com/2009/01/love.jpg?w=225&#038;h=300" alt="love" width="225" height="300" />Suatu hari saya dikunjungi oleh teman saya yang sudah berumah tangga, sebut saja Ika, dia bercerita :</p>
<p><img class="aligncenter size-full wp-image-413" title="love" src="http://inspirasikumu.files.wordpress.com/2009/01/love.gif?w=450" alt="love"   />Tiga tahun dalam masa perkenalan, dan dua tahun dalam masa pernikahan, saya harus akui, bahwa saya mulai merasa lelah, alasan-2 saya mencintainya dulu telah berubah menjadi sesuatu yang menjemukan. Saya seorang wanita yang sentimentil dan benar-2 sensitif. Saya merindukan saat-saat romantis seperti seorang anak yang menginginkan permen. Tetapi semua itu tidak pernah saya dapatkan. Suami saya jauh berbeda dari yang saya harapkan. Rasa sensitif-nya kurang. Dan ketidakmampuannya dalam menciptakan suasana yang romantis dalam pernikahan kami telah mementahkan semua harapan saya akan cinta yang ideal.<span id="more-412"></span></p>
<p>Suatu hari, saya beranikan diri untuk mengatakan keputusan saya kepadanya, bahwa saya menginginkan perceraian.</p>
<p>&#8220;Mengapa?&#8221;, dia bertanya dengan terkejut.</p>
<p>&#8220;Saya lelah, kamu tidak pernah bisa memberikan cinta yang saya inginkan&#8221;</p>
<p>Dia terdiam dan termenung sepanjang malam di depan komputernya, tampak seolah-olah sedang mengerjakan sesuatu, padahal tidak.</p>
<p>Kekecewaan saya semakin bertambah, seorang pria yang bahkan tidak dapat mengekspresikan perasaannya, apalagi yang bisa saya harapkan darinya?</p>
<p>Akhirnya dia bertanya,:</p>
<p>&#8220;Apa yang dapat saya lakukan untuk merubah pikiranmu?&#8221;.</p>
<p>Saya menatap matanya dalam-dalam dan menjawab dengan pelan,:</p>
<p>&#8220;Saya punya pertanyaan, jika kau dapat menemukan jawabannya di dalam hati saya, saya akan merubah pikiran saya : Seandainya, saya menyukai setangkai bunga indah yang ada di tebing gunung dan kita berdua tahu jika kamu memanjat gunung itu, kamu akan mati, Apakah kamu akan melakukannya untuk saya?&#8221;</p>
<p>Dia termenung dan akhirnya berkata,</p>
<p>&#8220;Saya akan memberikan jawabannya besok.&#8221;</p>
<p>Hati saya langsung gundah mendengar responnya. Keesokan paginya, dia tidak ada di rumah, dan saya menemukan selembar kertas dengan oret-2an tangannya dibawah sebuah gelas yang bertuliskan. &#8230;</p>
<p>&#8220;Sayang, saya tidak akan mengambil bunga itu untukmu, tetapi ijinkan saya untuk menjelaskan alasannya&#8230; &#8220;</p>
<p>Kalimat pertama ini menghancurkan hati saya. Saya melanjutkan untuk membacanya.</p>
<p>&#8220;Kamu bisa mengetik di komputer namun selalu mengacaukan program di PC-nya dan akhirnya menangis di depan monitor, saya harus memberikan jari-2 saya supaya bisa membantumu dan memperbaiki programnya.&#8221;</p>
<p>&#8220;Kamu selalu lupa membawa kunci rumah ketika kamu keluar rumah, dan saya harus memberikan kaki saya supaya bisa mendobrak pintu, dan membukakan pintu untukmu ketika pulang.&#8221;</p>
<p>&#8220;Kamu suka jalan-2 ke luar kota tetapi selalu nyasar di tempat-tempat baru yang kamu kunjungi, saya harus menunggu di rumah agar bisa memberikan mata saya untuk mengarahkanmu. &#8220;</p>
<p>&#8220;Kamu selalu pegal-2 pada waktu &#8216;teman baikmu&#8217; datang setiap bulannya, dan saya harus memberikan tangan saya untuk memijat kakimu yang pegal.&#8221;</p>
<p>&#8220;Kamu senang diam di rumah, dan saya selalu kuatir kamu akan menjadi &#8216;aneh&#8217;. Dan harus membelikan sesuatu yang dapat menghiburmu di rumah atau meminjamkan lidahku untuk menceritakan hal-hal lucu yang aku alami.&#8221;</p>
<p>&#8220;Kamu selalu menatap komputermu, membaca buku dan itu tidak baik untuk kesehatan matamu, saya harus menjaga mata saya agar ketika kita tua nanti, saya masih dapat menolong mengguntingkan kukumu dan mencabuti ubanmu.&#8221;</p>
<p>&#8220;Tanganku akan memegang tanganmu, membimbingmu menelusuri pantai, menikmati matahari pagi dan pasir yang indah. Menceritakan warna-2 bunga yang bersinar dan indah seperti cantiknya wajahmu&#8221;.</p>
<p>&#8220;Tetapi sayangku, saya tidak akan mengambil bunga itu untuk mati. Karena, saya tidak sanggup melihat air matamu mengalir menangisi kematianku.&#8221; &#8220;Sayangku, saya tahu, ada banyak orang yang bisa mencintaimu lebih dari saya mencintaimu. &#8220;</p>
<p>&#8220;Untuk itu sayang, jika semua yang telah diberikan tanganku, kakiku, mataku, tidak cukup bagimu. Aku tidak bisa menahan dirimu mencari tangan, kaki, dan mata lain yang dapat membahagiakanmu. &#8220;</p>
<p>Air mata saya jatuh ke atas tulisannya dan membuat cintanya menjadi kabur, tetapi saya tetap berusaha untuk membacanya.</p>
<p>&#8220;Dan sekarang, sayangku, kamu telah selasai membaca jawaban saya. Jika kamu puas dengan semua jawaban ini, dan tetap menginginkanku untuk tinggal di rumah ini, tolong bukakan pintu rumah kita, saya sekarang sedang berdiri disana menunggu jawabanmu.&#8221;</p>
<p>&#8220;Jika kamu tidak puas, sayangku, biarkan aku masuk untuk membereskan barang-barangku, dan aku tidak akan mempersulit hidupmu. Percayalah, bahagiaku bila kau bahagia.&#8221;.</p>
<p>Saya segera berlari membuka pintu dan melihatnya berdiri di depan pintu dengan wajah penasaran sambil tangannya memegang susu dan roti kesukaanku.</p>
<p>Oh, kini saya tahu, tidak ada orang yang pernah mencintai saya lebih dari dia mencintaiku.</p>
<p>Itulah cinta, di saat kita merasa cinta itu telah berangsur-angsur hilang dari hati kita karena kita merasa dia tidak dapat memberikan cinta dalam wujud yang kita inginkan, maka cinta itu sesungguhnya telah hadir dalam wujud lain yang tidak pernah kita bayangkan sebelumnya. Seringkali yang kita butuhkan adalah memahami wujud cinta dari pasangan kita, dan bukan mengharapkan wujud tertentu.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/inspirasikumu.wordpress.com/412/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/inspirasikumu.wordpress.com/412/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/inspirasikumu.wordpress.com/412/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/inspirasikumu.wordpress.com/412/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/inspirasikumu.wordpress.com/412/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/inspirasikumu.wordpress.com/412/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/inspirasikumu.wordpress.com/412/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/inspirasikumu.wordpress.com/412/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/inspirasikumu.wordpress.com/412/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/inspirasikumu.wordpress.com/412/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/inspirasikumu.wordpress.com/412/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/inspirasikumu.wordpress.com/412/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/inspirasikumu.wordpress.com/412/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/inspirasikumu.wordpress.com/412/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=inspirasikumu.wordpress.com&amp;blog=4655430&amp;post=412&amp;subd=inspirasikumu&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://inspirasikumu.wordpress.com/2009/01/14/cinta-tidak-harus-berwujud-bunga/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">Hank</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://inspirasikumu.files.wordpress.com/2009/01/love.jpg?w=225" medium="image">
			<media:title type="html">love</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://inspirasikumu.files.wordpress.com/2009/01/love.gif" medium="image">
			<media:title type="html">love</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
